Rooney Bidik Rekor Charlton

| Minggu, 28 Agustus 2011 | 0 komentar |
Wayne Rooney
Manchester - Wayne Rooney kini sudah punya 150 gol lebih berkat trigol ke gawang Arsenal, yang disebutnya memang acap menjadi lawan "spesial". Kini Rooney pun membidik rekor gol di Manchester United.

Dengan tambahan tiga gol dalam kemenangan 8-2 MU atas Arsenal, Minggu (28/8/2011) malam WIB, Rooney kini sudah membukukan total 152 gol di seluruh kompetisi sejak datang ke Old Trafford pada tahun 2004 silam.

Tambahan tiga gol tersebut membuat Rooney kini masuk ke daftar elit para pemain MU yang kesemuanya sudah melewati 150 gol. Pemain berusia 25 tahun itu bahkan sudah melebihi torehan Paul Scholes dan Ruud van Nistelrooy yang sama-sama genap mengoleksi 150 gol selama masa baktinya untuk MU.

"Lucunya, (sebelum laga) aku sadar kalau aku kurang satu gol lagi untuk mencapai jumlah 150," tutur Rooney kepada MUTV.

Rooney sendiri tidak lantas berpuas diri. Ia sudah mencanangkan target yang lebih tinggi yakni mengejar rekor gol Sir Bobby Charlton. Dengan 249 gol, Charlton adalah pemain tersubur dalam sejarah 'Setan Merah'.

"Aku sudah bicara dengan beberapa pemain dan bertanya berapa gol yang dicatatkan Sir Bobby dan Giggsy (Ryan Giggs) bilang aku kurang sekitar 100 gol lagi."

"Itu adalah sebuah target untukku, untuk mencoba melakukannya. Semoga saja dalam beberapa tahun aku bisa melakukannya," harap Rooney.

Yang unik, kesuksesan Rooney melewati patokan 150 gol itu sendiri dilakukan saat menghadapi Arsenal, lawan yang disebutnya acap memberikan momen-momen khusus untuk dirinya.

"Banyak gol pentingku lahir saat melawan Arsenal. Gol pertamaku untuk Everton, gol pertamaku di Liga Primer untuk MU, gol ke-100 di Barclays Premier League untuk MU dan kini gol ke-150, semua lahir melawan Arsenal. Jadi ini jelas sebuah perasaan yang menyenangkan," papar Rooney.

MU Gilas The Gunner 8-2 !

| | 0 komentar |

Manchester - Manchester United tampil superior atas Arsenal di pekan ketiga Liga Inggris. Bermain di Old Trafford, 'Setan Merah' menang besar 8-2 di mana Wayne Rooney mencetak tiga gol.

Laga dihelat Minggu (28/8/2011) MU dominan sejak awal laga dan di paruh pertama saja mereka sudah unggul 3-1. Tiga gol dilesakkan Danny Welbeck, Ashley Yound dan Rooney. Arsenal membalas lewat Theo Walcott

Di babak kedua MU menambah empat lewat Rooney (dua), Nani, Park Ji Sung, serta gol kedua Young. Robin van Persie jadi pencetak gol kedua Arsenal.

The Gunners harus mengakhiri laga dengan 10 pemain setelah Carl Jenkinson dikartumerah.

Dengan hasil ini The Red Devils sementara memimpin klasemen dengan nilai sempurna dari tiga laga, unggul selisih gol atas Manchester City yang punya poin sama.

Sementara Arsenal dengan kekalahan keduanya musim ini, terpuruk di urutan ke-17 dengan satu poin.

Jalannya pertandingan

MU mengancam di menit ke-6 ketika tendangan Danny Welbeck dari dalam kotak penalti yang sambil dibayangi satu pemain Arsenal, masih melenceng dari sasaran.

Gawang Arsenal akhirnya bobol di menit ke-22 kala sebuah umpan lob Anderson menuju kotak penalti. Welbeck yang sambil dibayangi tiga bek Arsenal mampu menyundul bola melewati hadangan Szczesny. Gol ini juga berkat andil kurang rapihnya koordinasi lini belakang antara Johan Djorou dan Laurent Koscielny.

Tak lama berselang Arsenal sebenarnya mendapat peluang menyamakan kedudukan lewat titik penalti menyusul pelanggaran Johny Evans kepada Theo Walcott. Sayang Robin van Persie yang maju sebagai eksekutor gagal menaklukkan David De Gea.

Di menit ke-29 Young melalui tembakan melengkung dari jarak 20 yard berhasil menjebol gawang Szczesny untuk membuat skor jadi 2-0.

Rooney! Di menit ke-41 free kick dari dekat kotak penalti penyerang asal Inggris itu berhasil membobol gawang Szczesny. MU pun unggul 3-0.

Arsenal mencuri satu gol sebelum turun minum setelah Walcott yang menerima umpan Rosicky di sayap kanan, melepaskan tembakan mendatar melewati kaki De Gea.

Dua menit setelah restart MU langsung menggebrak lewat Young. Tapi Szczesny dengan sigap menepis sepakan Young di tiang dekat.

De Gea kembali menggagalkan peluang Van Persie mencetak gol di menit 54. Mendapat umpan di kotak penalti, Van Persie yang tak terkawal langsung melepaskan tembakan first time yang bisa ditepis De Gea dengan satu tangan.

Di menit 55 Arshavin yang mendapat bola terobosan di sayap kanan nyaris membobol gawang MU, andaikan sepakannya tak cepat dihalau Chris Smalling yang mengawalnya.

Pada menit 58 umpan satu dua Tom Cleverley dan Javier Hernandez berhasil memecah lini pertahanan Arsenal. Tapi tembakan Cleverley terlalu lemah dan mudah saja ditangkap Szczesny.

Untuk kedua kalinya Rooney berhasil menjebol gawang Arsenal dan kembali dari free kick di menit ke-63. Kali ini bola ia arahkan ke pojok kanan dan Szczesny hanya terpaku melihat bola masuk ke dalam jalanya.

Tak sampai tiga menit, Nani membuat MU unggul 5-1. Mendapat umpan dari Rooney, Nani yang lolos dari jebakan offside dengan dingin menjebol jala Arsenal lewat sebuah chip ball.

Pertandingan memasuki menit 70, Park menambah perbendaharaan gol MU menjadi enam. Kali ini lewat sebuah sepakan mendatar dan terukur dari luar kotak penalti, gawang Szczesny pun dibobolnya.

Van Persie akhirnya bisa membobol gawang De Gea di menit 73 saat tembakan kaki kirinya dari depan gawang melesak mulus masuk.

Penderitaan Arsenal kian bertambah ketika di menit ke-76 Carl Jenkinson mendapat kartu kuning kedua dan diusir wasit saat melanggar Hernandez yang berpeluang mencetak gol.

Sepuluh menit laga tersisa Rooney berhasil membuat hat-trick-nya musim ini lewat titik penalti, menyusul pelanggaran Walcott kepada Patrice Evra.

Young! Gol kedelapan MU di laga ini sekaligus yang kedua untuk Young diciptakan lewat sebuah sepakan melengkung ke pojok kiri gawang Arsenal.

Laga berakhir pun skor 8-2 untuk MU.

Susunan pemain

MU: De Gea, Smalling, Jones, Evans, Evra, Nani (68' Park), Anderson (68' Giggs), Cleverley, Young, Rooney, Welbeck (35 'Hernandez).

Arsenal: Szczesny, Jenkinson, Djourou, Koscielny, Traore, Coquelin (61' Chamberlain), Ramsey, Rosicky, Walcott (83' Chamakh), Van Persie (83' Lansbury), Arshavin


Barclays Premier League

United v Arsenal: Tetap Ketat!

| Sabtu, 27 Agustus 2011 | 0 komentar |


The words "Manchester" and "United" surround a pennant featuring a ship in full sail and a devil holding a trident.Red shield with large gold cannon below the word "Arsenal" in white letters. Thin white and blue stripes line the shield's left and right edges.


MANCHESTER - Manchester United dan Arsenal menjalani start berbeda di Premier League musim ini. United meraih hasil sempurna dalam dua laga. Sebaliknya, Arsenal mencatat hasil sekali seri dan sekali kalah tanpa mencetak satupun gol.

Dalam bursa transfer, Setan Merah - sebutan United - sukses menggaet pemain-pemain buruannya. Sebut saja David de Gea, Phil Jones, dan Ashley Young. Ketiga pemain itu memberi kontribusi signifikan. Arsenal? Klub berjuluk Meriam London itu justru kehilangan dua pemain pilar, yakni Cesc Fabregas dan Samir Nasri.

Di sisi lain, pemain baru yang didapat Arsenal malah membikin masalah. Sebut saja Gervinho. Penyerang asal Pantai Gading itu langsung menerima kartu merah dalam debut Premier League melawan Newcastle United (13/8). Gervinho lalu diskors tiga laga. Wajar bila Arsenal di anggap sebelah mata saat menantang United di Old Trafford malam ini (siaran langsung MNCTV mulai pukul 21.30 WIB).

"United adalah favorit juara musim ini karena mereka pemenang tahun lalu dan skuad mereka tidak terlihat lebih lemah, bahkan lebih tangguh," ungkap Arsene Wenger, pelatih Arsenal, sebagaimana dilansir Arsenal TV.

"Tapi, tentu saja kami siap menghadang laju mereka. Kami mengalahkan mereka di kandang sendiri musim lalu. Jadi, saya percaya kami memiliki kans serupa sekalipun bermain away," sambungnya.

Sayang, optimisme Wenger tidak didukung skuad memadai. Wenger harus memutar otak mencari pemain untuk posisi gelandang bertahan. Alex Song dan Emmanuel Frimpong menjalani skors. Pilihan untuk memaksakan Jack Wilshere turun sangat riskan karena gelandang timnas Inggris itu masih dalam proses pemulihan cedera engkel.

Keadaan berbeda terjadi di United. Mereka mendapat suntikan tenaga baru di sektor gelandang bertahan seiring dengan pulihnya kondisi Darren Fletcher. Kapten timnas Skotlandia Darren Fletcher kembali dalam skuad setelah dinyatakan sembuh dari serangan virus aneh sejak Maret lalu.

Hanya, sulit bagi Fletcher untuk menembus skuad utama United. Opsi utama di sentral permainan United sekarang dimiliki Anderson (23 tahun) dan Tom Cleverley (22 tahun). Keduanya tampil gemilang saat United menggasak Tottenham Hotspur 3-0 pekan lalu (22/8).

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pelatih United Sir Alex Ferguson bakal berpaling kepada pemain senior seperti Ryan Giggs dan Michael Carrick. Sebab, menghadapi Arsenal yang notabene tim muda, pengalaman adalah sebuah nilai plus.

"Arsenal bukan tim yang baru bagi kami dan mereka sudah sangat berpengalaman menghadapi kami. Karena itu, saya pikir pertandingan akan tetap berjalan ketat seperti biasanya," ujar Giggs di Manchester Evening News.

Giggs berpendapat, masalah yang dialami Arsenal saat ini bakal berpengaruh terhadap permainan tim asal London tersebut. "Bagi saya, Arsenal adalah sebuah tim yang masih memiliki kualitas. Ketika menemukan harinya, mereka bisa mengalahkan tim manapun di Eropa," kata pemain yang akhir musim lalu dihantam skandal perselingkuhan itu. (dns/ca)

Perkiraan Pemain

Man United (4-4-2): 1-De Gea (g); 12-Smalling, 4-Jones, 23-Evans, 3-Evra; 17-Nani, 8-Anderson, 23-Cleverley, 18-Young; 10-Rooney, 19-Welbeck
Pelatih: Sir Alex Ferguson

Arsenal (4-2-3-1): 13-Szczesny (g); 25-Jenkinson, 5-Vermaelen, 20-Djourou, 3-Sagna; 30-Traore, 16-Ramsey; 14-Walcott, 7-Rosicky, 23-Arshavin; 10-Van Persie
Pelatih: Arsene Wenger

Stadion: Old Trafford, Manchester
Wasit: Howard Webb
Kick Off: 22.00 WIB
Di Atas Kertas:
Manchester United tidak terkalahkan dari Arsenal di Old Trafford dalam lima tahun terakhir. Kekalahan terakhir terjadi pada 17 September 2006 ketika United keok 0-1 lewat gol Emmanuel Adebayor.

Lima Bentrok Terakhir:
01/05/2011    Arsenal v Man United    1-0 (Premier League)
12/03/2011    Man United v Arsenal    2-0 (Piala FA)
13/12/2010    Man United v Arsenal     1-0 (Premier League)
31/01/2010     Arsenal v Man United    1-3 (Premier League)
29/08/2009     Man United v Arsenal     2-1 (Premier League)

Manchester United Di Group C UEFA Champion League

| Jumat, 26 Agustus 2011 | 0 komentar |


Manchester United telah ditarik di Grup C Liga Champions bersama Benfica, FC Basel dan Otelul Galati.
United, yang merupakan tim pertama ditarik di Monaco, juga memenuhi pakaian Swiss FC Basel, yang mendapat hasil imbang di Old Trafford pada tahun 2003, dan Rumania pendatang baru Otelul Galati yang namanya akan segera menjadi lebih akrab dengan fans The Reds.


Manchester United mendapat undian yang relatif mudah di babak fase grup Liga Champions. Sir Alex Ferguson pun terlihat santai menerima hasil drawing dan menyebut tak ada kesulitan berarti akan dihadapi.

Dibanding Arsenal, Chelsea dan Manchester City yang juga lolos ke fase grup, perjuangan yang akan dilalalui MU di babak 32 besar terbilang lebih mudah. Finalis musim lalu itu 'cuma' akan menghadapi Benfica, Basel dan Otelul Galati.

Fakta inilah yang kemudian membuat David Gill pede dengan kans timnya meraih hasil bagus di babak awal. Kondisi yang juga dirasakan Sir Alex Ferguson, yang terlihat sangat santai menyusul keluarnya hasil drawing.

Dalam pernyataan di situs resmi klubnya, Fergie menyebut hasil drawing sebagai sesuatu yang menarik. Dia juga cukup optimistis dengan kans timnya meraih hasil bagus.

"Itu pengundian yang menarik dengan tidak ada lawatan yang benar-benar menyulitkan. Kami tak sabar bisa bermain," seru Fergie.

"Tentu saja kami pernah menghadapi Benfica di masa lalu. Mereka selalu memberi permainan yang hebat. Jelas ada sejarah hebat antara kedua klub ini," lanjut pelatih asal Skotlandia itu diSkysports.

"Basel adalah tim Swis yang punya penampilan bagus. Tim asal Swiss punya kecenderungan membawa banyak pemain muda ke dalam skuadnya, yang mana itu hebat. Kami pernah menghadapi mereka sebelumnya, di musim in 2002/03, pada fase grup."

"Kami tidak tahu banyak soal Otelul Galati tapi itulah indahnya Liga Champions, Anda mendapat tim yang fresh. Mereka jelas layak masuk dalam kompetisi. Itu akan hebat untuk mereka," tuntas Fergie.

Macth Date :14 September Benfica (A) | 27 Sep FC Basel (H) | 18 Oktober Otelul Galati (A) | 2 Nov Otelul Galati (H) | 22 Nov Benfica (H) | Desember 7 FC Basel (A)

Grup A: Bayern Munich, Villarreal, Manchester City, Napoli.
Grup B: Inter Milan, CSKA Moskow, Lille, Trabzonspor.
Grup C: Man United, Benfica, Basel, Otelul Galati.
Grup D: Real Madrid, Lyon, Ajax, Dinamo Zagreb.
Grup E: Chelsea, Valencia, Bayer Leverkusen, Genk.
Grup F: Arsenal, Marseille, Olympiakos, Borussia Dortmund.
Grup G: Porto, Shakhtar Donetsk, Zenit St Petersburg, APOEL Nicosia.
Grup H: Barcelona, AC Milan, BATE Borisov, Viktoria Plizen.